‘Monster Pabrik Rambut’: Horor Fantasi Retro yang Nyentil Keras Fenomena 'Hustle Culture'
Kabar gembira buat para pencinta sinema sekaligus kaum pekerja yang hobi scrolling media sosial sambil mengeluh lelah. Palari Films resmi merilis film terbaru mereka yang berjudul Monster Pabrik Rambut di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.
Disutradarai oleh Edwin, sineas yang prestasinya sudah diakui di kancah internasional, film ini siap memberikan pengalaman menonton horor yang beda dari biasanya. Bukan lagi soal teror mistis atau sekadar taktik jumpscare murahan, film ini secara berani mengangkat isu yang sangat dekat dengan realitas kita: normalisasi lembur dan kurang tidur. Sakit dianggap kerja keras? Menyala abangku, tapi apa sistemnya sudah benar?
Eksperimen Visual Tanpa CGI: Vibes Retro Era '80-an yang 'Gak Ada Lawan'Di tengah gempuran film horor spiritual, Edwin mencoba mendobrak pasar lewat genre horor fantasi retro. Salah satu daya tarik utamanya adalah penggunaan practical effect total tanpa CGI untuk menghidupkan atmosfer pabrik yang creepy dan mencekam.
Gak Tanggung-tanggung: Demi menciptakan set yang autentik, Edwin berkolaborasi dengan desainer produksi pemenang Piala Citra 2024, Menfo Tantono. Mereka sampai menyulap Studio PFN dengan membawa sekitar dua truk rambut asli, lengkap dengan manekin hingga sisir paku asli. Visualisasinya dijamin liar, berani, dan bikin merinding!
Bukan sekadar rilisan lokal, proyek ini merupakan hasil ko-produksi internasional lima negara (Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Prancis). Sebelum tayang di tanah air, film ini bahkan sudah sukses melanglang buana (world premiere) di Berlin International Film Festival 2026, Hong Kong International Film Festival, dan festival bergengsi lainnya. Truly, kelas dunia!
(AN)


Post a Comment